Paulo Coelho mengatakan “Follow your Personal Legend!”. Jika manusia bisa benar-benar mendengar suara hati kemudian berusaha untuk mewujudkannya, manusia-manusia seperti inilah yang akan memperkaya kehidupan dunia. Teringat perkataan seorang guru, “Kenali dirimu, karena di dalam dirimu bersemayam Pembimbing Agung”
jam
Kamis, 27 Oktober 2011
Minggu, 23 Oktober 2011
Tujuan hidup
asy-syiblily berkata:
" apabila engkau ingin jenak bersama allah, maka patahkanlah kecintaanmu terhadap dirimu sendiri"
kisah asy-syiblily:
setelah asy-syiblily wafat,pernah dalam suatu impian ditanyai tenteng keadaan nasib dirinya.beliau menjelaskan dan katanya : allah menanyai aku dengan firmannya "wahai abubakar mengapa aku mengampunimu?" akupun menjawab "dengan amal shalihku !" allah berfirman " tidak !" lalu aku berkata " dengan keikhlasan ibadahku" allah berfirman "tidak juga !" aku berkata " dengan haji, puasa, dan sholatku !" allah berfirman "tidak !" aku berkata " dengan kepindahan ku menuju orang-orang shalih dan menuntut ilmu", allah tetap berfirman "tidak !" kemudian aku ganti bertanya " oh tuhanku dengan apakah itu?" , dan allah berfirman : " ingatkah kamu di kala tengah berjalan menelusuri baghdad lalu engku temukan seekor anak kucing yang tidak berdaya lantaran mengigil kedinginan, kemudian karena keikhlasan kau pungut dia dan engkau selamatkan dalam kehangatan jubah tebalmu itu ?" akupun menjawab " benar tuhanku, aku ingat" : "lantaran kasih sayangmu terhadap kucing itu maka akupun kasih sayang terhadapmu"
kisah di atas menunjukan bahwa : tujuan hidup adalah untuk mencari ampunanya dengan cara melindungi orang di sekeliling yang di sertai dengan rasa kasih sayang dan mencintai dengan keikhlasan dalam menjalaninya......
" apabila engkau ingin jenak bersama allah, maka patahkanlah kecintaanmu terhadap dirimu sendiri"
kisah asy-syiblily:
setelah asy-syiblily wafat,pernah dalam suatu impian ditanyai tenteng keadaan nasib dirinya.beliau menjelaskan dan katanya : allah menanyai aku dengan firmannya "wahai abubakar mengapa aku mengampunimu?" akupun menjawab "dengan amal shalihku !" allah berfirman " tidak !" lalu aku berkata " dengan keikhlasan ibadahku" allah berfirman "tidak juga !" aku berkata " dengan haji, puasa, dan sholatku !" allah berfirman "tidak !" aku berkata " dengan kepindahan ku menuju orang-orang shalih dan menuntut ilmu", allah tetap berfirman "tidak !" kemudian aku ganti bertanya " oh tuhanku dengan apakah itu?" , dan allah berfirman : " ingatkah kamu di kala tengah berjalan menelusuri baghdad lalu engku temukan seekor anak kucing yang tidak berdaya lantaran mengigil kedinginan, kemudian karena keikhlasan kau pungut dia dan engkau selamatkan dalam kehangatan jubah tebalmu itu ?" akupun menjawab " benar tuhanku, aku ingat" : "lantaran kasih sayangmu terhadap kucing itu maka akupun kasih sayang terhadapmu"
kisah di atas menunjukan bahwa : tujuan hidup adalah untuk mencari ampunanya dengan cara melindungi orang di sekeliling yang di sertai dengan rasa kasih sayang dan mencintai dengan keikhlasan dalam menjalaninya......
Langganan:
Komentar (Atom)