jam

Sabtu, 03 Desember 2011

layanan cloud computing


Jenis layanan Cloud Computing yang ada, terbagi dalam 3 golongan yaitu yang disebut sebagai Software as a Service (SaaS), kemudian Platform as a Service (PaaS) dan terakhir Infrastructure as a Service (IaaS). 

Software as a Service (SaaS)

Sebagai konsumen individual, kita sebenarnya sudah akrab dengan layanan cloud computingmelalui Yahoo Mail, Hotmail, Gmail, Google Search, Bing, atau MSN Messenger. Contoh lain yang cukup populer adalah Google Application ataupun Microsoft Office Web Applications yang merupakan aplikasi pengolah dokumen berbasis internet.
Di dunia bisnis, kita mungkin familiar dengan SalesForce.com atau Microsoft CRM yang merupakan layanan aplikasi CRM. Di sini, perusahaan tidak perlu setup hardware dan softwareCRM di server sendiri. Cukup berlangganan SalesForce.com maupun Microsoft CRM, kita bisa menggunakan aplikasi CRM  kapan dan dari mana saja melalui internet. Kita tidak perlu melakukan investasi server maupun aplikasi. Kita juga akan selalu mendapat aplikasi terbaru jika terjadi upgrade. Intinya, kita benar-benar hanya tinggal menggunakan aplikasi tersebut. Pembayaran biasanya dilakukan bulanan, dan sesuai jumlah pemakai aplikasi tersebut. Dengan kata lain, pay as you go, pay per use, per seat.
Nah, semua layanan ini, dimana suatu aplikasi software tersedia dan bisa langsung dipakai oleh seorang pengguna,  termasuk ke dalam kategori Software as a Services (SaaS). Secara sederhana, kita langsung mengkonsumsi layanan aplikasi yang ditawarkan.
Beberapa contoh aplikasi dalam katagori SaaS diantaranya adalah:

  • Microsoft Itune: merupakan aplikasi cloud sederhana untuk PC management yang berguna selain update software/services, kemampuan update security juga memberikan kepada penggunanya untuk men-tune performance dari windows 7 yang digunakan.
  • McAfee Security Scan Plus: aplikasi cloud untuk men-scaning virus di komputer pengguna.
  • Microsoft Office 365: aplikasi online untuk MS Office.

Platform as a Service (PaaS)

Sering terjadi, suatu aplikasi software yang sifatnya package tidak dapat memenuhi kebutuhan proses bisnis kita. Demikian pula dengan SaaS, di mana aplikasi yang ditawarkan sebagai layanan tidak sesuai dengan proses bisnis kita. Nah, pada skenario ini, kita dapat menggunakan jenis layanan yang disebut Platform as a Service (PaaS).
Pada PaaS, kita membuat sendiri aplikasi software yang kita inginkan, termasuk skemadatabase yang diperlukan. Skema itu kemudian kita pasang (deploy) di server-server milik penyedia jasa PaaS. Penyedia jasa PaaS sendiri menyediakan layanan berupa platform, mulai dari mengatur server-server mereka secara virtualisasi sehingga sudah menjadi cluster sampai menyediakan sistem operasi di atasnya. Alhasil, kita sebagai pengguna hanya perlu memasang aplikasi yang kita buat di atasnya.
Jika kita adalah perusahaan pembuat software, PaaS juga memberi alternatif lain. Alih-alih memasang software di server konsumen, kita bisa memasang software tersebut di server milik penyedia layanan PaaS, lalu menjualnya ke konsumen dalam bentuk langganan. Dengan kata lain, kita membuat sebuah SaaS.
Singkatnya, dengan PaaS, kita membangun aplikasi kita sendiri di atas layanan PaaS tersebut. Adapun contoh vendor penyedia layanan Paas adalah Microsoft Azure dan Amazon Web Services. 

Infrastructure as a Service (IaaS)

Ada kasus ketika konfigurasi yang disediakan oleh penyedia PaaS tidak sesuai dengan keinginan kita. Kita berniat menggunakan aplikasi yang memerlukan konfigurasi server yang unik dan tidak dapat dipenuhi oleh penyedia PaaS. Untuk keperluan seperti ini, kita dapat menggunakan layanan cloud computing tipe Infrastructure as a Service (IaaS). 
Pada IaaS, penyedia layanan hanya menyediakan sumber daya komputasi seperti prosesor, memori, dan storage yang sudah tervirtualisasi. Akan tetapi, penyedia layanan tidak memasang sistem operasi maupun aplikasi di atasnya. Pemilihan OS, aplikasi, maupun konfigurasi lainnya sepenuhnya berada pada kendali kita.
Jadi, layanan IaaS dapat dilihat sebagai proses migrasi server-server kita dari on-premise kedata center milik penyedia IaaS ini. Para vendor cloud computing lokal rata-rata menyediakan layanan model IaaS ini, dalam bentuk Virtual Private Server seperti Windows Server Hyper-V, VM Ware Virtualization dan lain-lain.

Identifikasi SaaS, PaaS dan IaaS

Perbedaan SaaS, PaaS dan IaaS dapat dilihat dari sisi kendali atau tanggung jawab yang dilakukan oleh vendor penyedia jasa layanan cloud maupun customer. Pada gambar 4, di situ dijelaskan stack (jenjang) teknologi komputasi dari Networking naik hingga ke Application. Di situ juga dijelaskan sampai di stack mana suatu vendor layanan cloud memberikan layanannya, dan mulai dari jenjang mana konsumen mulai memegang kendali dan bertanggung jawab penuh pada stack di atasnya.
Cloud Computing
Mulai dari kanan, pada SaaS, seluruh stack merupakan tanggung jawab penyedia layanan cloud. Konsumen benar-benar hanya mengkonsumsi aplikasi yang disediakan.
Pada PaaS, penyedia layanan cloud bertanggung jawab mengelola Networking hingga Runtime. Konsumen memiliki kendali dan bertanggung jawab membuat aplikasi dan juga skema database-nya.
Pada IaaS, penyedia layanan Cloud bertanggung jawab untuk Networking hingga Virtualization. Konsumen sudah mulai bertanggung jawab untuk Operating System ke atas.
Sebagai perbandingan, di gambar juga ditunjukkan arsitektur tradisional on-premise (bukancloud), alias semua ada di data center kita. Di sini kita bertanggung jawab untuk seluruh stack, dari Networking hingga Application.
Sumber: 
  • Ilmukomputer.com
  • Wikipedia.org
  • Rackspace.com
  • Computerworld.com
  • Microsoft.com

Jumat, 02 Desember 2011

cara menggunakan google docs


1. Sebelum masuk ke dalam Google Docs, pastikan kalian sudah memiliki akun universal Google. Apa itu akun universal Google? Jadi sekarang Google sudah mengintegrasikan akun Gmail untuk semua layanan fasilitas Google. Nah, kalau udah punya Gmail, gunakan akun itu untuk semua fasilitas Google.
2. Setelah pastikan anda memiliki aklun Google, sekarang saya minta anda untuk yakinkan diri anda bahwa anda sudah memiliki akun Google, kalau belum yakin silahkan kembali ke langkah pertama :D .
3. Bukan www.docs.google.com dan masukan akun Google.com pada bagian login.
google docs home screen
4. Tadaaaa! akhirnya masuknya juga ke Google Docs, nah ini adalah halaman tampak muka awal Google Docs, di bagian tengah yang paling jumbo sendiri itu nantinya akan diisi oleh dokumen yang kita miliki di Google Docs, yang pernah diedit dengan Google Docs atau dokumen orang lain yang mengundang kita untuk membaca / mengedit dokumen tersebut.
5. Untuk memulai kerja kita bisa memilih tombol “create new” atau langsung bekerja dengan membuka file yang sudah ada di kotak jumbo yang berisi daftar koleksi dokumen.
Nah, setelah bisa masuk ke Google Docs, kita bisa mulai bekerja, namun sebelumnya ada beberapa tips untuk menggunakan Google Docs.
1. Fasilitas Upload dokumen
Di Microsoft Office atau atau Open Office, kita biasa mengenal perintah open document namun pada Google Docs ada 2 pilihan untuk membuka dokumen, yang pertama memilih dokumen di halaman awal Google Docs dan mengupload dokumen agar menjadi bagian dari dokumen online di dalam list koleksi Google Docs. Jadi kalau kita mau membuka dokumen di Google Docs caranya cukup mudah, langsung saja klik upload dan buka file yang sudah di upload.
Yang kedua, syukur-syukur ada yang ngundang kita buat ngedit dokumen atau ngelirik dokumen, kita bisa langsung buka dari kolom jumbo yang ada di tengah halaman muka.
2. Fasilitas Download dokumen
Sama seperti yang diatas, kita bisa menyimpan dokumen kita di server Google, namun kita juga bisa menyimpang file yang telah kita olah di Google Docs dengan cara memilih opsi file > download as. di download as ini memiliki banyak format penyimpanan dokumen walaupun tidak sekaya program office berbayar. Untuk menyimpan dokumen secara online, kita tidak perlu mengklik save atau semacamnya sebagaimana program Office yang biasa kita gunakan, Google Docs akan menyimpang otomatis semua yang kita kerjakan tanpa harus mengklik suatu perintah khusus.
3. Fasilitas See Revision History
See Revision History OMG! Fasilitas ini bener-bener keren, ketika kita salah dalam mengerjakan sesuatu atau kita tidak setuju dengan pekerjaan teman kita yang telah mereka edit, kita dapat kembali ke editan sebelumnya dengan menggunakan See Revision History.  Coba deh tombol tersebut. Nanti disebelah kanan kita akan ada pilihan waktu editan dokumen dan coba klik salah satu waktu mundur, Keren loh!
4. Sharing and Privacy
Kita dapat mengelola aksesibilitas dokumen kita dengan menggunakan sharing and privacy, umumya ketika kita membuat dokumen baru dokumen akan terbatas hanya untuk kita saja
Google Docs privacy
Nah, kalau kita ingin mendistribusikan file kita ke orang teman atau rekan kerja kita, kita dapat menambahkan alamat email teman kita agar mereka dapat mengakses dokumen ini dengan cara mengklik tulisan Private to only me disebelah gambar gembok.
sharing settings google docsMasukan nama akun google, alamat email atau groups yang kita inginkan untuk menggunakan dokumen kita, pada bagian kanan kita dapat memilih apakah mereka dapat mengrubah dokumen (can edit) atau hanya dapat membaca (can read). Pada saat mengundang teman, kita juga dapat memasukan pesan khusus saat mengundang teman kita.
5. Bisa Ngeprint juga loh!
Yap, hambar banget rasanya udah bikin dokumen capek-capek ternyata nggak bisa diprint. dengan Google Docs kita bisa langsung mencetak dokumen dan mengatur halaman seperti layaknya “page setup” di aplikasi office lainnya.
6. Translate document
yang menarik dibandingkan dengan aplikasi Office lainnya, Google Docs memiliki kemampuan untuk menerjemahkan dokumen karena sudah built in dengan layanan Google Translate. Walaupun hasilnya tidak mungkin 100% benar karena menggunakan algoritma komputer seperti layaknya Google Translate. Namun layanan ini hasilnya lumayan juga (ketahuan deh suka pake Google Translate :p)
Caranya mudah, pilih tools > translate document, lalu ketik nama file baru dengan hasil terjemahan dan pilih bahasanya. Nantinya dokumen terjemahan akan menjadi dokumen baru yang terpisah dari dokumen awal dengan bahasa aslinya.
7. Bisa diakses dimana saja!
Nggak perlu lagi bawa flashdisk dan semacamnya, dengan Google Docs ini kamu bisa mengakses dokumen yang kamu buat dimana saja asalkan ada koneksi internet. selain itu Google dengan Google Docs kita nggak perlu repot-repot mengirim dokumen lewat email agar teman kita dapat membaca dokumen yang kita buat, cukup berikan akses kepada mereka lewat sharing settings, lalu mereka dapat membaca dan mendownload dokumen kita tanpa harus membuka email.

cara mengetahui pengunjung online di blog

pilihlah widget yang anda sukai 
1. 

 
Kode HTMLnya :
script type="text/javascript" src="http://widgets.amung.us/tab.js"></script><script type="text/javascript">WAU_tab('2pbd8bpawrlj', 'left-upper')</script>
 
2. Widget untuk bagian kiri tengah blog.


Kode HTMLnya :
<script type="text/javascript" src="http://widgets.amung.us/tab.js"></script><script type="text/javascript">WAU_tab('2pbd8bpawrlj', 'left-middle')</script>
3. Widget untuk bagian kiri bawah blog.


 
Kode HTMLnya : 
<script type="text/javascript" src="http://widgets.amung.us/tab.js"></script><script type="text/javascript">WAU_tab('2pbd8bpawrlj', 'left-lower')</script>
4Widget untuk bagian bawah kiri blog.
 
Kode HTMLnya : 
<script type="text/javascript" src="http://widgets.amung.us/tab.js"></script><script type="text/javascript">WAU_tab('2pbd8bpawrlj', 'bottom-left')</script>

5. Widget untuk bagian bawah tengah blog.


 
Kode HTMLnya : 
<script type="text/javascript" src="http://widgets.amung.us/tab.js"></script><script type="text/javascript">WAU_tab('2pbd8bpawrlj', 'bottom-center')</script>
6Widget untuk bagian bawah kanan blog.
 
Kode HTMLnya : 
<script type="text/javascript" src="http://widgets.amung.us/tab.js"></script><script type="text/javascript">WAU_tab('2pbd8bpawrlj', 'bottom-right')</script>
7.  Widget untuk bagian kanan atas blog.

 
Kode HTMLnya : 
<script type="text/javascript" src="http://widgets.amung.us/tab.js"></script><script type="text/javascript">WAU_tab('2pbd8bpawrlj', 'right-upper')</script>
 8.  Widget untuk bagian kanan tengah blog.
 
Kode HTMLnya : 
<script type="text/javascript" src="http://widgets.amung.us/tab.js"></script><script type="text/javascript">WAU_tab('2pbd8bpawrlj', 'right-middle')</script>
9.  Widget untuk bagian kanan bawah blog.

 
Kode HTMLnya :
<script type="text/javascript" src="http://widgets.amung.us/tab.js"></script><script type="text/javascript">WAU_tab('2pbd8bpawrlj', 'right-lower')</script>
 Langkah selanjutnya :

1. Masuk ke akun blog Sobat, pada menu dashboard pilih layout/rancangan.
2. Klik pada menu edit HTML.
3. Selanjutnya, cari kode berikut 
==>> ]]></b:skin>

4. Copy Kode HTML Widget Whos.amung.us yang berwarna merah di atas, sesuai selera Sobat dan Paste tepat di bawah kode ==>> ]]></b:skin>
5. Terakhir jangan lupa simpan template.

Sabtu, 26 November 2011

si kikir dan malaikat maut


Setelah bekerja keras, berdagang dan menjadi rentenir, si kikir telah
menumpuk harta, hingga hartnya jika dihitung-hitung mencapai tiga ratus ribu dinar.
Ia memiliki tanah luas, beberapa gedung, dan segala macam harta benda.
Kemudian ia memutuskan untuk beristirahat selama satu tahun.
Hidup nyaman, dan kemudian menentukan tentang masa depannya.

Tetapi, segera setelah ia berhenti mengumpulkan uang, Malaikat Maut muncul
di hadapannya untuk mencabut nyawanya. Si kikir pun berusaha dengan segala
daya upaya agar Malaikat Maut itu tidak jadi menjalankan tugasnya. Si kikir
berkata, “Bantulah aku, barang tiga hari saja. Maka aku akan memberimu
sepertiga hartaku.”

Malaikat Maut menolak, dan mulai menarik nyawa si kikir.
Kemudian si kikir memohon lagi, “Jika engkau membolehkan aku tinggal dua hari saja, akan
kuberi engkau dua ratus ribu dinar dari gudangku.”

Tetapi lagi-lagi Malaikat Maut pantang menyerah dan tak mau mendengarkannya. Bahkan ia
menolak memberi tambahan satu hari demi tiga ratus ribu dinar dari si Kikir.

Akhirnya si kikir menulis berkata, “Kalau begitu, tolong beri aku waktu
untuk menulis sebentar.”

Kali ini Malaikat Maut mengijinkannya, dan si kikir menulis dengan darahnya
sendiri:
“Wahai manusia, manfaatkanlah hidupmu. Aku tidak dapat membelinya
dengan tiga ratus ribu dinar.
Pastikan engkau menyadari nilai dari waktu
yang engkau miliki.”

Jumat, 18 November 2011

CARA BERINTERAKSI 3 JEJARING SOSIAL, FACEBOOK, TWITTER, DAN FRIENDSTER


Layanan jejaring sosial bisa dapat terhubung satu sama lain,sehingga kita sebagai pengguna bisa lebih mudah dalam penggunaannya. Misalnya saja bila kita mau update status di satu layanan jejaring sosial dan dapat tampil juga di layanan jejaring sosial lain yang telah kita miliki akunnya. Saya ambil contoh paling sederhana yaitu Twitter dan Facebook,bila kita mau update status cukup update di Twitter saja maka bisa langsung tampil juga di facebook,hal itu bukanlah terjadi secara otomatis tentu ada caranya. Berikut cara menghubungkan Twitter ke Wall facebook:



Lewat setting di Facebook, langkah-langkahnya adalah sbb:
1. Lewat http://apps.facebook.com/twitter kamu bisa masuk ke akun Twitter lewat Facebook, yang pasti kalo kita buka link tersebut ga beda jauh kalo kita masuk ke Twitter secara normal.

2. Klik “Allow Twitter to Update Your Facebook Status” lalu klik “Izinkan Pembaruan Status” maka secara otomatis update statusmu di Twitter akan tampil  juga di wall Facebook


Lewat setting di Twitter
Caranya adalah masuk ke setting Twitter yang ada di pojok kanan atas kemudian cari “add twitter to my web/blog” pilih “Facebook and continue” lalu “instal twitter in facebook” atau  dengan langkah-langkah sebagai berikut:
  • login ke twitter anda
  • kemudian memilih setting yang letaknya di pojok paling atas
  • kemudian pilih pilihan add twitter to my web/blog
  • kemudian pilih facebook dan continue
  • kemudian pilih install twitter in facebook
  • selesai,akun twitter sudah terhubung dengan facebook dan update yang di kirim ke twitter dapat tampil juga di dinding facebook.
Begitu juga hubungan antarlayanan jejaring sosial  lainnya,caranya tidak begitu beda jauh sehingga kita pun sebagai user/pengguna bisa dengan mudah dalam menggunakan sekaligus mengkoordinir akun-akun layanan jaringan sosial yang telah kita buat.

CARA MENGINSTAL JOOMLA SECARA OFFLINE

1.     Membuat Database, hal ini sangat urgen sekali, karena nanti kita akan banyak melibatkan segala data, maka tempat penampungan data sangat dibutuhkan, hal ini orang sering menyebutnya "database"
2.    Buka aplikasi browser anda, misalkan mozilla. Lalu ketikkan "localhost" tanpa tanda kutip, di address bar browser anda, lalu enter.
3.    Maka akan muncul tampilan awal XAMPP, jika ada pilihan bahasa, pilih atau klik bahasa english.Lalu Pilih atau klik PHPMyadmi. Selanjutnya Masukkan Nama Database sesuai keinginan, klo disini saya kasih nama database "latihan" sekali lagi tanpa tanda kutip..., lalu klik "Ciptakan" atau "Create".
6.    Setelah sukses membuat database, maka akan muncul tampilan dibawah ini, tampilan di bawah ini merupakan permintaan pembuatan tabel pada database yang telah kita buat. Biarkan saja, karena nanti pembuatan tabelnya akan otomatis terbuat ketika menginstal joomla. Setelah sukses membuat database, maka anda boleh menutup browser anda, untuk menghemat memori, di minimize juga gak apa apa.
8.    Langkah selanjutnya adalah membuat nama dari web kita, nama web ketika diinstall online namanya "domain". Karena kita menginstall pack Joomla secara offline, kita sebut saja subfolder. Buatlah nama folder baru pada folder C:\xampp\htdocs. Misal kita membuat nama folder "belajarjoomla".
Nantinya pack joomla akan kita ekstrak ke folder "belajarjoomla" yaitu pada path C:\xampp\htdocs\belajarjoomla. Buka tempat anda menyimpan file-file joomla, jika anda belum punya silahkan download di http://www.joomla.org/download.html, untuk mendapatkan pack joomla versi terbaru. pilih Full Package lalu pilih atau klik ZIP, tunggu beberapa waktu sampai proses download selesai. Setalah  pack  joomla di unduh, lalu anda extrak file tersebut, serta hasil ekstraknya simpan di dalam subfolder C:\xampp\htdocs\belajarjoomla. Klik Kanan pada pack Joomla hasil download, lalu pilih Extract Files. Pilih tujuan dimana kita akan menyimpan hasil extract, pilih C:\xampp\htdocs\belajarjoomla, lalu klik Ok. tunggu sampai proses extract selesai..., Apabila telah selesai, buka folder "belajarjoomla", jika folder tersebut telah terisi file file, maka proses extract file joomla telah sukses. Langkah selanjutnya adalah proses Install Joomla, Buka aplikasi Mozilla, atau aplikasi browser lainnya, lalu ketikan "localhost/belajarjoomla" tanpa tanda kutip pada addres browser anda lalu tekan enter.
Klik Next.
Klik Next.
Klik Next.
 ada beberapa konfigurasi yang harus diisi, yaitu :
- Kotak isian Database type : mysql
- Kotak isian Hostname       : localhost
- Kotak isian Username       : root
- Kotak isian Password        : kosongkan saja
- Kotak isian Database Nama : Isikan nama database yang telah dibuat, "latihan"
Lalu Klik Next.
Lalu Klik Next.:
setelah itu ada beberapa kotak isian yang harus diisi :
- Situs Name : diisi terserah anda, ini merupakan Judul Web anda nantinya
- Your Email   : disi dengan alamat email anda
- Admin Password : Merupakan password untuk masuk ke Panel Web anda
- Confirm Admin Password : Ketik Ulang sandi yang anda ketik tadi
Jika anda masih sangat Pemula, Silahkan anda Klik tombol Install Sample Data, nantinya web anda sudah ada isinya, tidak kosong sama sekali, jadi memudahkan anda untuk belajar nantinya.

Setelah anda mengklik Install Sample Data, lalu klik Next. di Pojok kanan sebelah atas ada tombol Site dan Admin,
Jika anda Mengklik Site maka situs web akan muncul,
Jika anda Mengklik Admin maka anda bisa mulai mengobrak-abrik web anda.., Tapi tunggu dulu jangan terburu nafsu. Sebelum anda mengklik salah satu dari tab tadi, ada satu langkah lagi, yaitu menghapus folder dengan nama "installation" pada folder "belajarjoomla", Ok kita langsung saja hapus folder tersebut. Buka Folder "belajarjoomla", lalu klik kanan pada folder "installation", lalu pilih "delete"
Setelah anda menghapus folder tersebut, sekarang anda boleh mengklik tombol "Site" atau "Admin", Jika Anda mengklik tombol Site. Jika Anda Mengklik Tombol Admin dan tampilan tersebut adalah pintu masuk untuk bisa mengutak-atik web sesuai kemauan anda
Pada Kotak Username isi dengan : admin
dan isilah password

Sumber: http://www.ahmadyunus.com/section-blog/43-membuat-website-dengan-joomla-15/69installcms-joomla-secara-

CARA MENGINSTAL JOOMLA SECARA ONLINE



1.    Dowloaddahulu Joomlanya silahkanke http://www.joomla.org/download.html (Lebih baik Versi terbaru saja yang anda Download)
2.  Silahkan anda upload ke cpanel anda untuk melakukan instalasi = cpanel          File manager > public_html
3.kemudian ekstrak file tersebut. sebelum melakukan penginstalan sebaiknya kita buat dahulu Database nya untuk caranya silahkan klik disini http://blog.dapurhosting.com/tutorial-cpanel/membuat-database-mysql.html Jika sudah, silahkan anda jalankan nama_domain.com anda untuk tampilan awal.
 4. KLik Next ke step Selanjutnya.
 5. KLik Next ke step Selanjutnya.
 6. KLik Next ke step Selanjutnya. 
   7. Isikan database yang telah anda buat di database MySql sebelumnya. Untuk Host Name wajib di isi Localhost Username = Username database anda. Password = Password database anda. Database Name = Nama database anda.
  8. FTP Configuration.pada step ini anda boleh isikan atau tidak juga tidak       
     apa-apa kok, tapi jika anda mau isikan silahkan klik Option yes FTP User
     = Username cpanel anda FTP Password = password cpanel anda FTP   
     Eoot Path + kosong kan saja. lalu klik command button "Autofind FTP"    
     Path lalu klik "Verify FTP Setting"
 9. Klik Next untuk melanjutkan ke step Konfigurasi web anda.Site Name = isi Nama Website anda. masukkan alamat email anda, alamat email ini nantinya bisa menjadi kunci joomla anda. Password = password ini di gunakan jika anda ingin login ke administrator joomla anda nantinya. Uppss... jangan lupa jika anda ingin tampila web anda tidak ingin kosong anda bisa KLIK Button "Instal Sample Data" Jika sudah anda bisa klik Next dan ke step berikutnya, yaitu Finishing.
10..Andadiminta untuk me-REMOVE direktori INSTALLATTION pada cpanel anda, jika sudah anda hapus, silahkan anda ke Layar penginstalan lalu anda bisa Klik Button Site untuk ke web anda untuk tampilannya anda akan jumpai seperti gambar di bawah iniuntuk Login Username : ADMIN dan Password : Password yang anda masukkan pada saat penginstalan step 6.